03 Juni 2009

Durhaka kepada Allah

Sungguh !! Banyak manusia durhaka kepada Tuhannya, sampai-sampai Tuhanpun berkata " wahai manusia, apa yang membuatmu durhaka kepada Tuhanmu yang Maha Pemurah ? "

Tidak usah dibenak kita berfikir siapa ya orangnya ? Segera lihat tanda2 didalam diri kita sendiri !!!

Tanda-tandanya :
1. Hati kita lebih banyak "ngurus" anugerah Allah dibandingkan banyak mengingat Si Pemberi Anugerah tsb yaitu Allah SWT,
contoh yg kecil : kita facebook-an adlh anugerah Allah sehingga kita bisa saling bersilahrohim, saling mengenal, menambah ilmu & wawasan dll, Lho kok hati kita waktu facebook-an sunyi dari berdzikir menyebut asmaNYA. Wah gawat tuh..khan nggak lucu apabila umur kita berakhir pada saat kita facebook-an pd saat itu hati terisi penuh dng FB, nanti di alam barzhak ditanya oleh malaikat Munkar Nakir, "Man Rabbuka ? (Siapa Tuhanmu)" lalu kita jawab "Facebook !!" (he..he..)

2. Kita asyik FB-an sehingga menunda2 hal yg lebih utama(wajib) hukumnya, seperti sholat, bekerja, belajar, ngurus anak, ngurus suami..( kasian tuh suami gigitin selimut aja..)

Dari dua contoh kecil diatas bisa jadi barometer apakah kita termasuk manusia yg durhaka kepada Tuhannya atau tidak (karena yg baca ini pasti ikutan FB).

Belum lagi contoh yg nyata dalam hidup kita sehari-hari, misalnya anugerah Allah berupa pekerjaan, sehat, makan, minum, jabatan, kekuasaan, istri /suami yg cakep, anak2, termasuk anugerah taat beribadah, dll yg tidak terhitung bahkan dikala kita sedang sakit dan kena musibah, TETAP anugerah Allah tidak TERHITUNG banyaknya.

Jangan kita coba2 menghitung...Sering kita yg dalam kelapangan mengklaim bahwa hasil yg kita dapat (termasuk didalamnya ibadah yg kita kerjakan) adalah hasil ikhtiar kita, hasil prestasi kita, akibat kerja keras kita, akibat akal kita yg pintar, bahkan akibat pilihan kita. Pada saat yg sama kita telah mengesampingkan peran Allah dalam hidup kita. Audzubillah ..

Itu semua termasuk dalam katagori durhaka kepada Allah.
Padahal semua itu semata anugerah dan pertolongan Allah..Sungguh !! Seluruh hasil ibadah dan ikhtiar kita hanya dapat kita:

1. Istighfari (banyak mohon ampun sama Allah, karena didalam menjalakan ibadah dan ikhtiar hati kita banyak lalai mengingat asmaNYA dan banyak cacat2nya dan tidak sempurna dlm melaksanakannya, padahal setiap selesai khutbah jumat, khotib selalu mengingatkan kita " .. Wala dzikrullahu Akbar.." (mengingat Allah itu Akbar/besar atau zikir Allah..Allah (dihati) itu Akbar). Mulai sekarang coba kita niatkan seluruh ibadah dan ikhtiar kita dibarengi mengingat Allah dihati terus menerus dan untuk kita berserah diri, untuk kembali kepadaNYA, supaya mendapatkan ampunan dan RidhoNYA semata sehingga kita dapat "dekat" dan "berjumpa" denganNYA didunia dan diakhirat.

2. Bersyukur, karena harus disadari bahwa ibadah dan ikhtiar kita adalah semata anugerah dan pertolonganNYA, lain tidak... Padahal kalau kita ingat2 betapa hinanya kita, betapa kotornya kita, kok Allah "masih mau ya " menghendaki kita sehingga kita bisa ibadah dan ikhtiar. Allahu Akbar !!!!...

3. Syukur kepada Allah atas anugerahNYA sehingga kita bisa istighfar dan bersyukur.Jangan dikira kita bisa istghfar dan bersyukur karena upaya kita, itu juga adalah anugerah dan pertolonganNya semata.Semoga bermanfaat bagi saya khususnya dan rekan-rekan semua.

Laa haula wala quwata illa billah..

Wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar