31 Oktober 2009

Lihat Akhlak kita jangan lihat Ibadah kita

Terkadang kita bangga dan lega dengan telah banyak menuntut ilmu dan telah banyak melaksanakan ibadah wajib maupun sunah.

Coba kita sejenak palingkan ingatan kita dari mengingat ingat ilmu apa yg kita telah kuasai baik ilmu agama maupun ilmu dunian, sebentar kita palingkan ingatan kita dari mengingat ingat amaliyah ibadah kita.Coba kita ingat-ingat sudahkan akhlaq dan perilaku kita termasuk dalam firman Allah :" Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memafa'afkan (kesalahan) orang lain. Sesungguhnya Allah menyukai orang orang yang berbuat kebajikan " (Q.S. Ali Imran, 134)

Sudahkah ilmu dan ibadah kita membuahkan akhlaq dan perilaku :
1. Sabar dan
2. Memaafkan kesalahan orang lain.

Kalau sudah, bersyukurlah atas anugerahNYA, kalau belum, janganlah lega dan bangga atas ilmu dan amal ibadahmu.Sesungguhnya hasil/buah dari ilmu dan ibadah sangatlah banyak sekali. Tetapi kedua point tersebut diatas cukuplah dijadikan barometer hasil dan buah akan ilmu dan ibadah kita.Penulis merasakan sangatlah berat meraih kedua ahklaq tersebut.

Memang segala sesuatu adalah semata anugerah Allah, hanya kita wajib berusaha meraih anugerahNYA. Karena ikhtiar kita mau meraih anugerahNYA merupakan tanda tanda anugerahNYA akan menghampiri kita yg mau ikhtiar.

Merasa malu kepada Allah, oh..ternyata aku ini masih "belegedes" ya..

Berusaha tinggalkan kebiasaan ngomongin orang apabila termasuk dalam katagori ghibah, kalau belum bisa memaafkan kesalahan orang tsb.Berusaha diam dan pergi dari hadapan sesuatu apabila sesuatu itu menyebabkan menimbulkan rasa mau marah (dalam katagori tidak bertentangan dng syariat).

Banyak banyaklah mengingat Allah supaya kita beruntung.

Semoga bermanfaat..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar