31 Oktober 2009

Mendahulukan Allah

Bismillah..

Rasulullah bersabda "Carilah dunia seakan akan engkau hidup selamanya, carilah akhirat seakan akan engkau mati besok ".

Dari hadis diatas banyak orang yang salah memahami bahkan dijadikan hujah atas ikhtiar keduniaan mereka.Mereka mencari rejeki dengan melalaikan Allah. (saya menekankan "melalaikan Allah" bukan "melalaikan ibadah" karena mencari rejeki adalah termasuk salah satu ibadah)Bahkan ada yg sampai "ngoyo" dengan meninggalkan sholat wajib.

Mereka beralasan : " tuh lihat hadist diatas !! "Ada juga yang beralasan " nanti saja nyari akhiratnya kalau dunia saya sudah beres dan terjamin "Sungguh !!! Mereka terkena ghurur (terperdaya) karena salah mengartikan hadis diatas.

Contoh hadis diatas saya coba umpamakan , seandainya kita mempunyai 2 pesanan pekerjaan. Pesanan pertama harus selesai 1 bulan, sedangkan pesan kedua harus selesai 1 hari. Pastilah kita akan mendahulukan pekerjaan yg mempunyai deadline waktu yg lebih singkat yaitu pekerjaan kedua yg harus selesai 1 hari, walaupun jenis pekerjaannya sama.Begitu pula memahami hadis diatas.

Dahulukan mencari akhirat karena besok kita akan mati, soal dunia bisa "ntar ntar-an".Pengertian akhirat adalah segala bentuk diam dan gerak kita yg dalam koridor tidak menyalahi hukum syar'i, kita niatkan untuk menuju & kembali dan berserahdiri kepada Allah tuk dapat Ridho dan ampunanNYA, agar dapat berjumpa dan memandangNYA didunia & akhirat.

Contoh diamnya kita adalah pada saat kita tidak ikut ber ghibah, tidak ikut menggunjing, dll, contoh geraknya kita adalah berikhtiar, sholat, bergaul, bermasyarakat, ngurus anak, belajar dll. Itu yg dimaksud dng diam dan geraknya kita yg tidak menyalahi hukum syariat.Dunia yg dimaksud hadis diatas adalah segala sesuatu selain Allah (berarti makhluk) yang dapat melalaikan dari mengingat Allah, lalai dari berserah diri kpd Allah, tidak mau kembali kepada Allah, tidak mau berjumpa dng Allah.Jadi kalau ada sesuatu pekerjaan yg KIRAAA KIRAAA... bisa melalaikan hati kita dari Allah, ngerjainnya nanti-nanti saja ya, atau segera pasang niat untuk mencari akhirat (lihat pengertian akhirat diatas ya).Asal pekerjaan yg dimaksud diatas bukan berupa kemaksiatan dan kejahatan.

Mudah2an Allah menanamkan himah dihati kita sehingga tujuan dan orientasi hidup kita hanyalah Allah semata, amin..Kebenaran hanya dari Allah, kesalahan adalah dari kebodohan saya.Mudahan bermanfaat...

wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar